Tuesday, June 16, 2026

Cikara Novi Arumsari: Seleksi Jambore Nasional XII Kwarcab Purbalingga Pengalaman Berharga yang Tak Terlupakan

Seleksi Jambore Nasional XII Kwarcab Purbalingga: Pengalaman Berharga yang Tak Terlupakan Oleh: Cikara Novi Arumsari

Perkenalkan, nama saya Cikara Novi Arumsari. Saya lahir di Purbalingga pada tanggal 13 November 2011. Pada kesempatan ini, saya ingin berbagi pengalaman saat mengikuti Seleksi Jambore Nasional XII Tahun 2026 tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Purbalingga.

Pada bulan April 2026, saya bersama tiga teman dari SMP Negeri 1 Karangreja mendapat kepercayaan dari pembina Pramuka untuk mengikuti seleksi Jambore Nasional. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Sanggar Bakti Kwarcab Purbalingga pada tanggal 25–26 April 2026 dengan sistem perkemahan atau menginap.
Kegiatan diawali dengan kedatangan peserta dan proses registrasi. Setelah seluruh administrasi selesai, kami mengikuti tes pengetahuan kepramukaan berbasis digital menggunakan aplikasi Wayground (Quizizz) yang berisi 50 soal. Tes ini menjadi tantangan pertama yang menguji wawasan dan pemahaman peserta tentang dunia kepramukaan.

Setelah itu, seluruh peserta menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi fisik dalam keadaan baik dan siap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Menjelang waktu salat, peserta melaksanakan ibadah secara bergantian karena kapasitas musala yang terbatas.

Memasuki malam hari, suasana seleksi semakin menarik. Setiap peserta diberi kesempatan untuk menampilkan bakat terbaik yang dimiliki, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Pada saat yang bersamaan, panitia juga melaksanakan sesi wawancara secara bergantian sehingga waktu dapat dimanfaatkan secara lebih efektif. Melalui wawancara tersebut, peserta diuji kemampuan komunikasi, wawasan, serta kepercayaan dirinya.

Menjelang tengah malam, suasana kembali cair dan penuh keceriaan melalui berbagai permainan yang dipandu oleh Kak Dimas. Kegiatan tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga mempererat kebersamaan antar peserta yang berasal dari berbagai pangkalan. Setelah seluruh rangkaian kegiatan hari pertama selesai, kami beristirahat untuk mempersiapkan diri menghadapi seleksi hari berikutnya.

Hari kedua dimulai pada tanggal 26 April 2026. Peserta bangun pukul 04.00 WIB untuk melaksanakan MCK dan bersiap mengikuti salat Subuh berjamaah. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan senam pagi sebagai pemanasan agar tubuh tetap bugar. Selanjutnya, kami menikmati sarapan yang telah disediakan oleh panitia dan bersama-sama membersihkan area Sanggar Bakti Kwarcab Purbalingga sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Rangkaian seleksi hari kedua diawali dengan tes fisik yang meliputi lari selama 12 menit, push-up, dan sit-up. Selain menguji kebugaran jasmani, peserta juga mengikuti seleksi halang rintang yang menuntut keseimbangan, ketangkasan, dan keberanian melalui berbagai tantangan seperti melompat, merayap, dan menjaga keseimbangan.

Tahap berikutnya adalah seleksi keterampilan dan kecerdasan kepramukaan. Pada sesi ini, peserta diminta menerjemahkan pesan menggunakan semaphore, sandi Morse, sandi angka, serta berbagai jenis sandi lainnya. Selain itu, kami juga mengikuti praktik kepramukaan seperti Peraturan Baris-Berbaris (PBB) bertongkat dan keterampilan tali-temali, di antaranya membuat simpul mati, simpul nelayan, dan berbagai jenis simpul lainnya.

Mengikuti Seleksi Jambore Nasional XII merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Selain menambah pengetahuan dan keterampilan kepramukaan, kegiatan ini juga mengajarkan pentingnya disiplin, tanggung jawab, kerja sama, serta semangat pantang menyerah. Saya juga memperoleh banyak teman baru dan pengalaman yang akan selalu saya kenang.

Melalui kegiatan ini, saya semakin memahami bahwa Pramuka tidak hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga membentuk karakter generasi muda agar menjadi pribadi yang kuat, tangguh, mandiri, bertanggung jawab, serta berakhlak mulia. (Cikara Novi Arumsari)

0 comments:

Post a Comment