DLH Purbalingga Bekali Siswa Cinta Lingkungan

Membangun Karakter Siswa dan Peduli Lingkungan melalui Gerakan PBLHS (Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah).

Bantuan Sosial untuk keluarga terdampak tanah longsor

Bantuan Sosial untuk keluarga terdampak tanah longsor di desa Tlahab Lor telah disalurkan oleh Trikanti Sulistyaningsih,S.Pd.,M.H selaku kepala sekolah didampingi oleh Ur. Kesiswaan dan Pengurus Osi.

Karnaval HUT RI 2022 di Purbalingga

Meskipun panas, dingin menerjang namun semangat kami tetaplah menyala dan tak pernah padam🔥.

Kegiatan sholat dhuha berjamaah dan jum'at rukhani

Bukan hanya kognitif yang dikejar tetapi juga sikap, khususnya religiusitas.

Kegiatan Khotmil Qur'an

Berburu Keberkahan Dengan Al-Qur'an.

Friday, September 25, 2026

Di Balik Juara Umum SMP N 1 Karangreja, Ada Dukungan Seluruh Warga Sekolah

Di Balik Juara Umum SMP N 1 Karangreja, Ada Dukungan Seluruh Warga Sekolah PURBALINGGA – Dua gelar Juara Umum yang diraih SMP N 1 Karangreja dalam Jambore Ranting Karangreja 2026 tidak lahir dalam waktu singkat. Di balik prestasi tersebut terdapat latihan, pendampingan pembina, perjuangan peserta, serta dukungan dari seluruh keluarga besar sekolah.

Kepala Sekolah sekaligus Ketua Mabigus Tri Antini, S.Pd., memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kontingen. “Prestasi ini merupakan hasil kerja bersama. Anak-anak yang berjuang di lapangan tentu menjadi bagian utama, tetapi di belakang mereka ada pembina, guru, karyawan, dan seluruh warga sekolah yang memberikan dukungan. Karena itu, keberhasilan ini menjadi kebanggaan kita bersama,” ujarnya.


Jambore Ranting Karangreja 2026 berlangsung pada 17–19 September 2026 di Lapangan Sarapada, Desa Tlahab Kidul. SMP N 1 Karangreja mengikuti kegiatan tersebut dengan mengirimkan regu putra dan putri. Persiapan dilakukan melalui latihan berbagai keterampilan sesuai dengan cabang yang diperlombakan.
Pioneering membutuhkan kemampuan teknis dan ketelitian. LKBB menuntut disiplin. Hasta karya mengembangkan kreativitas. Adventure membutuhkan ketahanan dan kerja sama, sedangkan K3 membutuhkan tanggung jawab menjaga lingkungan. Pembina Putra Yanuar Falih Assidiq, S.Pd., mengatakan bahwa latihan tidak hanya diarahkan untuk memperoleh piala. “Yang kami bangun sebenarnya adalah kebiasaan. Anak-anak dibiasakan bekerja dengan prosedur, menghargai waktu, menjaga perlengkapan, dan menyelesaikan tugas bersama-sama,” ujarnya.

Pembina Putri Dyah Kartiningrum, S.Pd., juga menekankan pentingnya kepercayaan diri peserta. “Ketika anak diberi kesempatan untuk tampil dan bertanggung jawab, mereka akan belajar mengenali kemampuan dirinya sendiri. Itu yang menjadi pengalaman penting selama kegiatan,” katanya.

Dukungan sekolah hadir dalam berbagai bentuk. Kepala sekolah memberikan motivasi, guru turut menyemangati peserta, sementara tenaga kependidikan membantu berbagai kebutuhan pendukung kegiatan. Seluruh warga sekolah juga memberikan dukungan moral kepada kontingen yang membawa nama SMP N 1 Karangreja di arena Jambore.

Ketua Gudep Putra Triwibowo, S.Pd., menyebut dukungan tersebut sebagai bagian dari keberhasilan kontingen. “Juara umum ini merupakan hasil kerja banyak pihak. Ada anak-anak yang berlatih, pembina yang mendampingi, orang tua yang mendukung, dan sekolah yang memberikan ruang bagi kegiatan Pramuka berkembang,” katanya. Hasil akhirnya terlihat dari deretan prestasi yang diraih. Regu putra dan putri sama-sama menjadi juara pertama pada lima cabang, ditambah juara ketiga pentas seni. Capaian tersebut kemudian membawa SMP N 1 Karangreja menjadi Juara Umum putra dan putri. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bersama sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan pembinaan Pramuka di sekolah.

dokumentasi:

Wednesday, September 23, 2026

SMP N 1 Karangreja Raih Dua Gelar Juara Umum Jambore Ranting Karangreja 2026

**SMP N 1 Karangreja Raih Dua Gelar Juara Umum Jambore Ranting Karangreja 2026** PURBALINGGA – Prestasi membanggakan ditorehkan kontingen Pramuka SMP N 1 Karangreja dalam Jambore Ranting Karangreja 2026 yang berlangsung di Lapangan Sarapada, Desa Tlahab Kidul, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Kamis hingga Sabtu, 17–19 September 2026. Dalam kegiatan yang diikuti 31 pangkalan SD/MI dan SMP/MTs se-Kecamatan Karangreja tersebut, SMP N 1 Karangreja berhasil meraih dua gelar juara umum sekaligus. Gelar tersebut diraih pada kategori SMP putra dan SMP putri.
Hasil tersebut diperoleh setelah regu putra Garuda dan regu putri Matahari menunjukkan konsistensi prestasi dalam berbagai giat yang dilombakan selama jambore.
Pada cabang pioneering, SMP N 1 Karangreja meraih juara pertama untuk kategori SMP putra maupun SMP putri. Prestasi serupa juga diraih pada giat hasta karya, LKBB, K3 tapak perkemahan, dan adventure atau penjelajahan.
Dengan demikian, dari enam kelompok giat prestasi yang dipertandingkan untuk tingkat SMP, SMP N 1 Karangreja berhasil menempati posisi pertama pada lima cabang. Sementara pada pentas seni, SMP N 1 Karangreja berada di peringkat ketiga.
Konsistensi tersebut menjadi salah satu faktor penting yang mengantarkan kontingen SMP N 1 Karangreja meraih predikat juara umum baik untuk kelompok putra maupun putri.
Ketua Mabigus sekaligus Kepala SMP N 1 Karangreja, Tri Antini, S.Pd., menyampaikan bahwa capaian tersebut tidak semata-mata dilihat dari jumlah piala yang diperoleh. “Prestasi ini bukan hanya tentang mendapatkan juara, tetapi juga tentang proses yang dilalui anak-anak. Mereka belajar disiplin, bekerja sama, bertanggung jawab, dan berani tampil. Itu merupakan nilai penting dari pendidikan kepramukaan,” ujarnya.

Ketua Gudep Putra 09.501, Triwibowo, S.Pd., mengatakan bahwa hasil tersebut merupakan buah dari proses latihan dan kerja sama berbagai pihak. “Anak-anak tidak hanya berlatih untuk lomba, tetapi juga belajar bagaimana bekerja dalam tim, menyelesaikan persoalan, mengambil keputusan, dan bertanggung jawab terhadap tugas masing-masing. Juara umum menjadi hasil yang membanggakan dari proses tersebut,” katanya.

Pencapaian tersebut juga tidak terlepas dari pendampingan para pembina, yakni Yanuar Falih Assidiq, S.Pd. selaku Pembina Putra dan Dyah Kartiningrum, S.Pd. selaku Pembina Putri, bersama dukungan Ketua Gudep Putri 09.502, Fitria Dewi, S.Pd. Selama kegiatan, Cikara Novi Arumsari sebagai Pimpinan Regu Putri Regu Matahari dan Nailul Fauza sebagai Pimpinan Regu Putra Regu Garuda turut berperan mengoordinasikan anggota regu dalam mengikuti berbagai kegiatan dan perlombaan.
Prestasi tersebut mendapat dukungan dari seluruh warga SMP N 1 Karangreja. Kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, karyawan, pembina, serta warga sekolah lainnya memberikan dukungan terhadap proses pembinaan hingga pelaksanaan kegiatan.

Tri Antini menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama. “Prestasi ini merupakan hasil kerja bersama. Anak-anak yang berjuang di lapangan tentu menjadi bagian utama, tetapi di belakang mereka ada pembina, guru, karyawan, dan seluruh warga sekolah yang memberikan dukungan. Karena itu, keberhasilan ini menjadi kebanggaan kita bersama,” ungkapnya.
Jambore Ranting Karangreja 2026 sendiri mengusung tema “Mewujudkan Generasi Muda yang Berkarakter, Berdedikasi, Berprestasi Melalui Jambore Ranting 2026”. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk memperoleh pengalaman, keterampilan, pengetahuan, kepemimpinan, kedisiplinan, sekaligus mempererat persaudaraan antarpangkalan.
Bagi SMP N 1 Karangreja, dua gelar juara umum tersebut menjadi catatan prestasi sekaligus motivasi untuk mempertahankan pembinaan Pramuka yang berorientasi pada keterampilan, karakter, kerja sama, dan kemandirian peserta didik. dokumentasi: